Umat Islam telah diperintahkan berpuasa di bulan suci Ramadhan lebih dari 1.400 tahun yang lalu.
Bukan hanya sebagai kewajiban bagi umat muslim, akan tetapi masih ada hal lain yang mendapatkan manfaat dari menjalankan puasa.
Puasa pada bulan ramadhan, ternyata banyak manfaat bagi kita semua yang menjalankannya bahkan dengan berpuasa bisa menghindarkan dari penyakit yang berbahaya .
Berikut ini adalah 6penelitian dari penjuru dunia..

- Memperbaik Sel Mati dalam tubuh kita
Peneliti asal Jepang Profesor Yoshinori Ohsumi mendapatkan hadia NOBEL PHYSIOLOGY dan KEDOKTERAN berkat penelitan puasa yang berdampak baik bagi kesehatan Ohsumi menemeukan bahwa puasa berkaitan erat dengan Aotophagy,
Autophagy adalah istilah Yunani yang memakan diri sendiri, Jadi secara Ilmiah Autophagy di kenal sebagai kemampuan sel di dalam tubuh untuk memakan dan menghancurkan komponen tertentu di dalam sel itu sendiri dengan Autophagy sel dapat mengisolasi pada bagian sel yang rusak, mati tidak bisa di perbaiki, terserang penyakit, maupun terinveksi, sel kemudian menghancurkan bagian tersebut sehingga tidak berbahaya lagi dan melakukan daur ulang untuk menghasilkan energy dalam sel . - Terhindar dari Kanker dan Tumor
USC University Of Southern California USA sekelompok ahli nutrisi dari Amerika ini yang di pimpin guru besar PROFESOR VALTER LONGO mengatakan bahwa puasa dapat membuang sel darah yang rusak dan tua selain itu kesimpulan peneliti mengatahkan bahwa puasa selama 3 hari dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh terutama bagi pasien kanker yang menjalani terapi, ketahanan tubah manula juga dapat di perbaiki dengan berpuasa, penemuan terpenting puasa orang dapat terhindar kanker dan tumor dengan berpuasa dapat menurunkan enzim PKA, atau pemicu kanker dan tumor. - Meningkatkan Kinerja Otak.
dalam penilitian Mark Mattson, PH.D. kepalah laboratorium Neuroscience di NIH’s National Institute on Aging menunjukan bahwa puasa secara signifikan dapat melindungi otak dari penyakit Alzheimer dan Parkinson kedua penyakit ini adalah penyakit degeneratif, dengan berpuasa juga bisa meningkatkan fungsi otak aktifitas puasa bisa meningkatkan Niotrophic yang dapat membantuh tubuh memproduksi lebih banyak sel otak yang bisa meningkatkan fungsi otak juga bisa membuat fikiran lebih tenang dan melambat ternyata bisa membuat fikiran kita lebih tajam . - Kesehatan Mental
Sebua penelitian yang seseorang yang ada di Moskow yang di lakukan seorang guru besar yang bernama Nicolayev yang bekerja di moskow, The Moskow Psychiatric Institute. Nicolayev menerapi pasien sakit gila dengan 30 hari puasa hasilnya sangat memuaskan para pasien bisa di sembuhkan bisa di prediksi kemungkinan pasien tidak kambuh lagi selama 6 tahun bahkan bisa sembuh total.
Dokter Erhet pun seorang ilmuan bidang kejiwaan mengatakan bahwa otak mempunyai fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan Neuroglial Cells ketika berpuasa sel-sel Neuron yang sakit atau mati akan di makan oleh sel-sel Neurogian yang akan berdampak baik untuk mental seseorang . - Lemak Dalam Kadar Tubuh Menurun
Hal ini telah dibuktikan dalam sebua penelitian yang di lakukan penilitian departement ilmu penyakit dalam FK-UI-RSCM yang dibntuh oleh gizi instalasi gizi RSCM jakarta, penelitian ini di lakukan tahun 2013 dengan mengambil subyek penelitian sebanyak 43 orang yang merupahkan staf medis melakukan ibadah puasa di tahun tersebu,t subyek penelitan terdiri atas 86% perempuan dengan rata-rata umur 34th dalam penelitian ini di lakukan pemeriksaan komposisi tubuh secara lengkap dengan menggunakan alat khusus penelitian ini di lakukan pada dalam hari pertama puasa, hari ke 28 dan 4 – 5 minggu setelah puasa Ramadan, hasil penelitian ini membuktikan bahwa puasa dapat mengurangi lemak yang ada dalam tubuh karna asupan kalori tidak berubah dari hari pertama sampai hari terakhir puasa tapi aktifitas ibadah meningkat seperti sholat sunah hal inilah yang mengakibatkan kadar lemak dalam tubuh menurun - Membuat Fikiran Menjadi Tajam
Dengan berpuasa fikiran menjadi lebih tenang dan melambat namun hal ini ternyata unik karena menurut penelitian fikiran yang melambat ini membuat fikiran kerja lebih tajam ini juga bisa di buktikan dengan satu kasus pada sekelompok mahasiswa unervisity ci chicago berpuasa selama 7 hari selama seminggu tersebut terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan kemajuan yang di capai dalam hal mengerjakan penugasan terlihat signifikan bahkan mereka mendapat nilai tinggi .
Demikian 6 penelitian yang dari berbagai negara mengenai mukjizat berpuasa
